Selasa, 26 Januari 2016

Cara Menulis yang Menyenangkan ( bagian 2 )



Penulis adalah saksi zaman yang mencatat kenyataan di sekelilingnya 

Menulis untuk Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman kepada Publik
Penulis adalah pengamat yang peka saat melakukan seleksi, analisis, dan penilaian dalam tulisan-tulisannya. Penulis selalu menyampaikan pertanyaan-pertanyaan untuk membuat publik merenung. Penulis adalah penyumbang ide-ide yang bermanfaat bagi lingkungannya. Sungguh menyenangkan sekali bisa bermanfaat bagi manusia pada khususnya dan alam sekitar pada umumnya dengan kegiatan menulis.



Proses menulis memberikan kepuasan bagi penulis dan merupakan sesuatu yang teramat berharga. Penulis dapat mengekspresikan aspek-aspek pemikirannya mengenai lingkungan sosial melalui tulisannya. Penulis adalah orang yang tahu bagaimana cara untuk mengatakannya. Proses menulis tidak hanya berhubungan dengan diri penulis sendiri, tetapi sebuah tulisan juga menjalin pertalian dengan banyak orang di sekitarnya. Melalui karya tulisnya, penulis bisa menjangkau ribuan orang. Bahkan sebuah kalimat saja mungkin bisa menginspirasi kehidupan seseorang.

Minggu, 24 Januari 2016

Cara Menulis yang Menyenangkan

Proses tulis-menulis akan berlangsung dengan efektif jika kita menganggap menulis sebagai kegiatan yang menyenangkan. 

Kita bisa mulai menulis tentang bentuk dan warna daun pohon di pekarangan rumah, embun yang menetes, keindahan pemandangan kota, perilaku orang-orang sekitar, dan banyak hal-hal menarik lainnya. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menulis hal-hal yang sifatnya abstrak. Tulis secermat mungkin perasaan hati Anda. Menurut pakar psikologi Amerika Serikat, Dr. James W. Panebaker, mencurahkan seluruh isi hati dengan menulis dapat memberikan pengaruh positif pada perasaan, pikiran dan juga berfungsi sebagai terapi jiwa. Mengapa Anda gusar atau senang? Pertanyaan-pertanyaan tersebut memaksa Anda untuk berpikir memahami keberadaan diri Anda dengan lebih baik.



Mulailah Menulis dengan Buku Harian 
Mahatma Gandhi, Ernest Hemingway, Ernesto Che Guevara adalah beberapa penulis besar yang rajin menulis perjalanan spiritual mereka dalam jurnal atau buku harian. Di Indonesia, ada sosok Soe Hok Gie mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962-1969. Gie dikenal sebagai penulis produktif di beberapa media massa, misalnya KompasHarian KamiSinar HarapanMahasiswa Indonesia, dan Indonesia Raya


Kegiatan menulis jurnal itu menyenangkan, mudah, dan sederhana karena berisi curahan hati tentang pengalaman pribadi. Tulis, tulis, dan tulis apa pun tentang diri Anda! Hanyutkan diri Anda dalam proses penulisan. Semakin banyak Anda menulis, semakin Anda mengetahui pemikiran, keinginan, dan impian Anda.


Cara Cepat dan Tuntas Menulis Cerita Pendek

1. Mencari ide  Ide bisa datang dari mana saja, jadi bawa buku kecil kemana saja Anda pergi. Tulis semua ide yang melintas di pikiran An...